counter

Luka Jovic ingin lebih pandai saat bermain dengan Real Madrid

Situs Permainan Bola Online Esbobet


Esbobet merupakan salah satu situs permainan bola online yang sekarang ini sudah menjadi salah satu situs terbaik dan terpopuler di Indonesia. Situs agen permainan bola online ini sudah bisa melakukan permainan menggunakan uang asli Indonesia yang sebelumnya harus melakukan transfer ke rekening bandar online yang bisa di dapatkan langsung melalui layanan livechat online 24 Jam.


Sehingga dengan adanya situs esbobet ini akan lebih memudahkan setiap pemain pasang taruhan bandar bola online Indonesia akan lebih mudah untuk bermain dengan aman dan nyaman.

Situs Esbobet online Indonesia akan selalu memberikan berbagai artikel atau berita terupdate yang akan di bagikan dibawah ini

Pemain anyar Real Madrid, Luka Jovic, mengakui bahwa kemampuan fisik adalah senjata utamanya saat ini. Namun ia tidak ingin bertumpu pada satu sisi itu saja, dan berharap bisa memain dengan lebih cerdas di musim depan.

Jovic resmi jatuh ke pelukan Real Madrid pada awal Juni ini setelah klub raksasa Spanyol tersebut mengumumkan kesepakatan transfer dengan Eintracht Frankfurt. Pria berumur 21 tahun itu diboyong ke Santiago Bernabeu dengan mahar sebesar 60 juta euro.

Nilai tersebut terbilang tinggi untuk seorang pemain yang masih muda seperti dirinya. Namun jika melihat torehannya pada musim 2018-2019 ini, di mana ia sukses mengantongi 27 gol dan tujuh assist di berbagai kompetisi, harganya bisa dikatakan pantas.

Semasa muda, Jovic bermain di kelompok umur yang lebih tinggi darinya. Karena ditempa dengan hal itu, fisik penyerang asal Serbia tersebut menjadi jauh lebih baik. Kualitas fisiknya pun menjadi senjata utama dalam mencetak gol.

Tapi Jovic enggan mengandalkan satu faktor itu saja. Kala berbicara dengan 11 Freunde belum lama ini, ia mengaku ingin mengasah kemampuan berpikirnya dan kekuatan fisik baru akan digunakan saat keadaan terdesak.

Jovic memulai karirnya di dunia sepak bola bersama klub lokal Serbia, Red Star Belgrade. Kecintaanya terhadap tim tersebut sangatlah besar, sampai ia merasa kecewa karena dijual ke Benfica pada tahun 2017 silam.

Bersama Benfica, Jovic juga sempat berulah secara tidak sengaja yang memberikan dampak buruk kepada klub. Ia mencederai kakinya saat sedang berenang dan harus menepi dari lapangan selama hampir dua bulan lamanya.

Semua berita yang di bagikan melalui situs esbobet yang ada di bagian atas ini akan terus diupdate terus setiap hari sehingga situs ini menjadi salah satu situs terbaik di Indonesia

Berita Bola, Jadwal dan Prediksi Bola Terbaru © 2017 Agen Sbobet Resmi